Seperti diketahui, kasus ini bermula dari aksi tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Tol Belmera pada Sabtu (3/5).
Dalam upaya membubarkan massa yang membawa senjata tajam dan menyerang mobil dinas, AKBP Oloan melepaskan tembakan yang menyebabkan dua remaja terkena peluru. Salah satunya, M Suhada (15), meninggal dunia keesokan harinya di RS Bhayangkara karena luka tembak di perut.
Selain ditempatkan di penempatan khusus (patsus), Oloan juga dinonaktifkan dari jabatannya selama satu bulan, dan posisi Kapolres Belawan sementara digantikan oleh AKBP Wahyudi Rahman sebagai pelaksana harian.
