Karimun – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), di mana seorang siswi SMA berinisial CF (17) nekat melompat ke laut di pelabuhan Kecamatan Kundur. Aksi nekat ini diduga dilakukan setelah CF menjadi korban bullying di sekolahnya.
Video yang diterima detikSumut pada Selasa (3/9) memperlihatkan seorang perempuan, yang merupakan ibu dari CF, menangis histeris. Dalam rekaman tersebut, sang ibu mengungkapkan bahwa anaknya telah lama menjadi korban bullying, bahkan sejak SMP.
Namun, saat itu ia masih bisa mengatasi situasi karena memiliki kenalan di sekolah. Sayangnya, di SMA, dukungan tersebut tidak lagi ada, dan bullying terhadap putrinya semakin menjadi.
“Dia dari SMP pernah di-bully, tapi guru SMP itu kawan ibu, jadi ibu lapor mereka cepat. Di SMA, ibu tak punya kawan. Jadi bebas dia dibully di situ,” ungkapnya sambil menangis.
Dalam kesedihan yang mendalam, ibu CF terus memanggil nama putrinya, memintanya untuk pulang. Ia menyebut bahwa CF pernah bercerita tentang bullying yang dialaminya di sekolah oleh teman-temannya.
“Cinta pulang nak, pulang kita nak. Masukan aja di media, SMA 1 tu tukang bully. Anakku kak, cinta pulang nak. Aku ingat kawannya pernah bully dia sekali,” ujar sang ibu yang terus ditenangkan oleh warga sekitar.
