PADANGSIDIMPUAN-Krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) belum bisa diatasi oleh pemerintah setempat. Tak heran, banyak warga yang menganggap Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, gagal dalam memberikan fasilitas kepada masyarakatnya.
Padahal, Pemkot Padangsidimpuan sudah memiliki Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Ayumi. Seperti pengakuan M Asroi Hasibuan, salah seorang warga Kampung Jawa, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. Menurutnya, selama ini pasokan air minum ke rumahnya berasal dari PDAM Tirtanadi.
Namun, kata Asroi, beberapa hari yang lalu, hingga saat ini, pasokan air ke rumahnya macet. Tak heran, hampir setiap hari dia dan istrinya harus memikul jerigen isi 50 liter untuk ketersediaan air minum di rumah, terutama pada saat Bulan Ramadhan.
“Sudah 1 minggu macet tidak ada air. Pernah datang dua hari, setelah itu mati lagi. Makanya terpaksa mengangkat air dari rumah tetangga,”ujar Asroi kepada wartawan.
Menurutnya, saat ini dia dan keluarga besarnya kesulitan untuk mandi cuci kakus (MCK). Padahal, saat ini dia sedang menjalankan ibadah puasa.”Mau ngadu ke DPRD, masalah orang itupun banyak,”celetupnya di media sosial.
Sayangnya, Kepala Bagian Humas Pemkot Padangsidimpuan, Cahyo belum dapat memberikan keterangannya. Sebab, telepon seluler yang ditujukan kepadanya tidak dijawab. (zn)
