Indeks

Terkait Kerusuhan Turnamen Sepak Bola Bopas di Desa Bonda Kase, Camat Natal : Salah Paham Antar Pendukung

  • Bagikan

MADINA- Kericuhan antar suporter terjadi pada Open Turnamen Sepak bola Bopas Cup IV 2022 di lapangan sepakbola Desa Bonda Kase, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal.

Informasi yang dihimpun, Minggu (20/11/2022), pertandingan sepakbola partai final Bopas IV mempertemukan Natal FC melawan PSM Pulau Padang kedua pendukung tim saling serang di lapangan Bonda Kase, peristiwa itu terjadi setelah pertandingan selesai dan PSM Pulau Padang menjadi pemenang dengan skor 0-1.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Camat Natal, Ridho Fahlevi mengatakan, kericuhan itu dapat diatasi dan hanya kesalahpahaman antar suporter masing-masing, pada peristiwa itu tidak yang menjadi korban.

“Insya Allah sejauh ini tdk ada yg begitu mengkuatirkan, dan dpt diatasi mandiri,”ujarnya melalui pesan singkatnya kepada LENSAKINI.com.

Lebih lanjut, penyebab kericuhan itu, Kata Camat, selisih paham antara pendukung masing-masing tim yang berlaga di partai final Bopas Cup IV.

“Sedikit selisih paham antar suporter Dinda, tapi sdh dpt di selesaikan,”paparnya.

Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat kedua pendukung saling serang menggunakan tangan kosong dan kayu di lapangan sepakbola Bonda Kase, Kecamatan Natal. Pada tayangan video detik ke-4 terlihat pria berbaju kuning dipukul dan diinjak oleh suporter lain hingga terpental pinggir lapangan.

Sementara itu, Kepolisian dan Panitia Bopaa IV Natal berupaya melerai kedua suporter yanh saling baku hantam. Setelah diamankan panitia dibantu personil kepolisian dan Babinsa. Panitia langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang di turnamen Bopas Cup IV Bonda Kase, Natal.

  • Bagikan
Exit mobile version