Indeks

Update Salah Input Data COVID-19 di Madina, Kadiskes Salahkan Kabid dan Kasi Tidak Akur

  • Bagikan

MANDAILING NATAL – Terkait status Mandailing Natal (Madina) yang menyandang Pemberlakuan Pabatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, Kadis Kesehatan Syarifuddin akui ada kesalahan data.

Hal itu terungkap pada rapat yang digelar di Aula Kantor Bupati, yang menindak lanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Selasa, 7/9/2021. Penetapan itu sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 40 Tahun 2021 tanggal 6 Sepetember 2021 Tentang Pemberlakuan PPKM Corona Virus Desease 2019

“Kemenkes mempunyai aplikasi data covid 19, dan yang dipercaya mengoperasikan itu adalah Kabid di Dinkes dan cuma dia yang bisa akses ke aplikasi tersebut, dan memang ini ada kesalahan data yang input,” terang Kadis Kesehatan.

Ia juga menjelaskan antara Kabid dan Kasi di Dinas Kesehatan Madina tidak akur, dan keduanya sempat bantah-bantahan terkait data Covid 19.

“Kabid dan Kasi di Dinkes Madina memang tidak akur,” terangnya.

Lanjutnya, data yang jadi permasalahan adalah data yang meninggal dimana disebutkan ada 93 orang dilaporkan meninggal akibat covid 19.

“Mungkin ini kesalahan datanya, dan data yang kita lihat saat ini ada 93 orang yang meninggal,” katanya. Kadis mengaku pihak kepolisian Polres Madina sudah melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

“Pihak kepolisian sudah mendatangi kantor kita untuk melakukan penyelidikan terkait hal ini, dan ini kita serahkan sepenuhnya pada pihak yang berwajib,” tutup Syarifuddin

Dari data covid 19 di Madina yang dikutip dari corona.madina.go.id per 6 September 2021, grafik menunjukkan Konfirmasi kumulatif positif 540 orang. Sembuh 482. Wafat 43. Konfirmasi positif aktif 15 orang.

(zn)

  • Bagikan
Exit mobile version