Tarif yang dikenakan terhadap komponen dan suku cadang impor dinilai memicu kenaikan biaya produksi dan penurunan daya saing produk otomotif di pasar AS.
“AS adalah pasar penting bagi 14 dari 18 pembuat mobil global non-Cina. Untuk orang-orang seperti Volkswagen, AS menyumbang jumlah yang relatif kecil dari total pendapatan merek, tetapi akan berusaha mempertahankan kehadirannya untuk mempertahankan posisinya sebagai merek global,” ujar Felipe Munoz, Analis Global di JATO Dynamics.
Ia menambahkan bahwa banyak merek besar seperti Volvo, Hyundai-Kia, Mercedes, BMW, Stellantis, Toyota, Nissan, Subaru, dan General Motors mau tak mau harus menyesuaikan strategi bisnis dan memperkuat jejak produksi mereka di AS.
“AS adalah pasar yang tidak bisa mereka tinggalkan,” pungkas Munoz.
