Ipda Ndaru juga menjelaskan bahwa insiden pembacokan diawali percekcokan hebat antara pasangan suami-istri tersebut. “Pertengkaran, emosi, cuma belum kami perdalam. Karena tersangkanya masih tantrum, teriak-teriak, karena harus ada pendampingan dulu,” ungkapnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan isu kekerasan dalam rumah tangga yang tragis dan memprihatinkan. Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap lebih banyak fakta di balik peristiwa berdarah tersebut.
