Sebanyak sekitar 30 kepala keluarga atau kurang lebih 120 jiwa terpaksa mengungsi dan saat ini ditampung sementara di SD Negeri Hapesong Lama.
AKP Penggar menjelaskan, terdapat empat rumah warga yang mengalami kerusakan kategori sedang akibat terjangan air. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan lanjutan bersama pemerintah desa untuk memastikan dampak kerusakan serta kebutuhan mendesak para korban banjir.
“Kami terus melakukan monitoring perkembangan situasi di lapangan. Hingga pukul 22.00 WIB, debit air sudah mulai surut sekitar 50 sentimeter, namun personel tetap siaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan,” jelasnya.
Kapolres Tapsel melalui Kapolsek Batangtoru juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.













