PADANGSIDIMPUAN (LENSAKINI) – Inflasi di Kota Padangsidimpuan mencatatkan angka 5,46% year-on-year pada Desember 2025 lalu, meningkat tajam dibanding bulan sebelumnya November 2025 hanya 4,37%.
Lonjakan ini sebagian besar dipicu oleh kenaikan harga bahan makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil 2,89% terhadap inflasi keseluruhan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selain makanan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga berkontribusi signifikan sebesar 1,37%, sementara sektor seperti perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang 1,06%.
Sektor transportasi dan kesehatan masing-masing mencatat andil 0,32% dan 0,19%. Sementara itu, pendidikan dan rekreasi justru memberikan kontribusi deflasi sebesar -0,58% dan -0,01%.
Tren inflasi bulanan menunjukkan kenaikan signifikan pada Desember yakni month-to-month: 1,47%, melanjutkan fluktuasi sepanjang tahun 2025.
Pembaca setia LENSAKIN mengingatkan warga Padangsidimpuan sebaiknya mulai menyesuaikan pola belanja, memanfaatkan pasar tradisional, dan mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan agar daya beli tetap terjaga.













