Karyawan CNN Indonesia Jadi Korban PHK Setelah Deklarasikan Serikat Pekerja, Ada Apa?

  • Bagikan

Jakarta – Kontroversi melanda CNN Indonesia setelah sembilan karyawan yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI) menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemberitahuan PHK ini terjadi tak lama setelah mereka secara resmi mendeklarasikan pembentukan serikat pekerja pada Selasa, (27/08/2024).

Ketua Umum SPCI, Taufiqurrohman, mengungkapkan bahwa PHK sepihak tersebut diterima para karyawan melalui surat elektronik pada Kamis pagi, 29 Agustus 2024, sehari setelah serikat pekerja mereka terdaftar secara resmi.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan komunikasi dengan HRD mengenai pembentukan serikat. Namun, kami terkejut ketika tiba-tiba menerima pemberitahuan PHK,” kata Taufiqurrohman di Kantor Themis Indonesia, Jakarta Selatan pada Sabtu, 31 Agustus 2024.

Menurut Taufiqurrohman, PHK ini dialami oleh sembilan karyawan yang seluruhnya tergabung dalam serikat pekerja baru tersebut. Pemberitahuan PHK ini diduga terkait dengan momen pembentukan serikat pekerja, yang seharusnya bertujuan untuk meningkatkan hubungan komunikasi antara pekerja dan manajemen.

“Kami merasa tindakan ini adalah bentuk pembalasan dari pihak manajemen atas upaya kami untuk membentuk serikat pekerja,” tambahnya.

Isu pemotongan upah sepihak oleh manajemen CNN Indonesia telah menjadi keluhan utama para pekerja dalam beberapa bulan terakhir. Namun, tidak ada indikasi sebelumnya bahwa manajemen akan mengambil langkah drastis seperti PHK setelah terjadinya pemotongan upah pada November 2023 dan Februari 2024.

“Kami baru mengetahui PHK ini saat teman-teman menerima surat pemberitahuan. Proses tripartit terkait pemotongan upah juga masih berlangsung,” jelas Taufiqurrohman.

Tempo telah berusaha menghubungi Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, dan Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV, Revolusi Riza Zulverdi, untuk mengkonfirmasi isu ini, namun belum mendapat tanggapan resmi.

  • Bagikan