LENSAKINI – Kisah inspiratif A Junaedi Karso, seorang anak dari pasangan Karso, seorang buruh kebun sayuran, dan Hoyiroh, penjual kangkung di pasar, mengukir prestasi gemilang di dunia akademik.
Lahir dan besar di kampung Indramayu, Jawa Tengah, A Junaedi menunjukkan tekad yang kuat dan semangat belajar sejak belia, meskipun berasal dari latar belakang ekonomi yang sederhana.

Sejak kecil, A Junaedi telah menunjukkan minat yang mendalam dalam berbagai bidang ilmu. Ia menggeluti topik-topik seperti komputer, akuntansi, data, serta bahasa Arab dan Inggris dengan penuh semangat.

Buku menjadi sahabat setianya, hingga teman-temannya menjulukinya “Mas Book” karena kebiasaannya membawa buku kemana pun ia pergi.
Perjalanan akademik A Junaedi tidak berhenti pada minat semata. Tekun dan gigih, ia meraih gelar sarjana di Universitas Wiraloda Indramayu pada jurusan Ilmu Hukum.
Pendidikan berlanjut dengan mengambil gelar S2 di Universitas Paramita Indonesia, Tangerang, dan gelar S2 lainnya di Universitas Sumatera Utara, Medan.
Tidak puas dengan pencapaian tersebut, ia melanjutkan studi S3 di Universitas Satyagama dan meraih gelar PhD dari Universal Institute Profesional Management (UIPM) di Selangor, Malaysia.
Kepakarannya di bidang hukum publik diakui secara internasional. Pada 7 April 2023, A Junaedi Karso dianugerahi gelar Professor in Public Law oleh UIPM USA.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “The Placement of Police Members in Government Institutions Republic of Indonesia,” ia membahas isu penting mengenai pengisian jabatan fungsional oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di instansi sipil dan pemerintahan.
A Junaedi menyoroti potensi dampak negatif dari praktik tersebut terhadap pelaksanaan tugas Polri dan TNI sebagai pelayan publik, terutama jika terjadi kembali seperti di masa Orde Baru.
Ia berharap penelitiannya dapat berkontribusi dalam penegakan hukum di sektor publik dan mendukung pembenahan kepastian hukum, sesuai dengan sila kedua Pancasila, “Kemanusian yang Adil dan Beradab.”
Selain itu, A Junaedi Karso juga tercatat dalam Organisasi Pendidikan, Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) Strategy Global Citizenship Program 2014-2021.



















