TAPANULI SELATAN-Sebelum nekat membunuh, MS (21), terduga pelaku pembunuhan nenek 78 tahun berinisial BH di Desa Palsabolas, Kabupaten Tapanuli Selatan, melihat korban memakai perhiasan emas.
Pernyataan itu diungkapkan MS di depan Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Yon Edi Winara, Selasa (10/3). MS juga mengakui bahwa, sebelum melakukan pencurian, dirinya juga terlebih dahulu memantau kondisi di sekitar rumah korban.
“Saya pernah lihat korban memakai perhiasan emas. Sejak saat itu, ada niat saya untuk mencuri perhiasan ibu tersebut,”ungkapnya.
Pelaku MS berasal dari Kabupaten Mandailing Natal. Menurutnya, sejak beberapa bulan yang lalu, ia sudah tinggal di desa tersebut karena bekerja sebagai tukang deres karet.”Awalnya, niat saya hanya mencuri perhiasan saja,”tuturnya.
MS mengaku, setelah membunuh korban, dia mengambil uang sebesar Rp20 ribu untuk membeli bahan bakar minyak.”Perhiasan (emas) tidak ada saya ambil, kalau uang Rp20 ribu saya pakai untuk membeli bensin,”tuturnya.












