Anak-anak Korban Banjir Bandang Batang Toru Ikuti Trauma Healing

  • Bagikan

TAPANULI SELATAN-Sebulan lebih anak-anak dari sejumlah desa di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menjalani hari-hari di posko pengungsian pasca banjir bandang pada 25 November lalu menyapu rumah dan kampung halaman mereka.

Di tengah pemulihan fisik yang masih berjalan, jejak trauma akibat bencana juga belum sepenuhnya hilang, terutama bagi anak-anak. Untuk membantu memulihkan kondisi psikologis para penyintas, Perkumpulan Sahabat Cerdas (Persada, komunitas binaan PT Agincourt Resources (PTAR), menggelar kegiatan trauma healing di Posko Sopo Daganak, Sabtu (3/1/2025).

Kegiatan tersebut dirangkai sekaligus dengan perayaan Tahun Baru. Berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif disiapkan agar anak-anak dapat kembali bermain dan merasa aman. Antusiasme terlihat sejak awal acara, tawa dan sorak gembira pecah hampir di sepanjang kegiatan.

Brian, siswa kelas 6 SD asal Huta Godang, mengaku senang mengikuti trauma healing itu. Menurutnya, permainan dan perlombaan yang digelar membuat ia dan teman-temannya bisa melupakan sejenak ketakutan pascabencana.

“Saya sangat senang karena tadi ada perlombaannya dan kami dapat juara satu,” ujar Brian sambil tersenyum.
Selain permainan, panitia juga membagikan doorprize kepada anak-anak. Hadiah itu berasal dari donasi PTAR dan relawan lainnya untuk menambah kegembiraan sekaligus memupuk semangat anak-anak di pengungsian.

Salah seorang relawan Persada, Dastri Harahap, mengatakan trauma healing ini diadakan agar anak-anak perlahan keluar dari bayang-bayang peristiwa banjir bandang dan longsor.

  • Bagikan