PADANGSIDIMPUAN-Sejumlah warga di Desa Sabungan Sipabangun, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan protes. Pasalnya, penyaluran bantuan untuk korban banjir bandang di daerah itu diduga tidak merata.
Menurut sejumlah warga, bantuan berupa uang sebesar Rp1,8 juta tersebut diduga diberikan kepada kerabat perangkat desa atau pejabat desa. Padahal, ada warga yang lebih layak untuk mendapatkan.
Para warga protes kepada perangkat desa. Sebab, mereka sudah pernah didata, namun, untuk pembagian bantuan kali ini tidak dapat.
“Pembagian bantuan diperuntukkan untuk korban banjir bandang yang tinggal di bantaran sungai, tapi, ada warga yang mendapat bantuan, padahal rumahnya tidak di daerah aliran sungai,”ujar Sumarni Rambe kepada LENSAKINI.id, Selasa (3/2)
Sumarni menduga, warga yang mendapat bantuan itu hanya kerabat para aparat desa.”Kadus di lingkungan ini mendapat bantuan, padahal, rumahnya tidak di bantaran sungai,”ungkapnya.
Dia berharap kepada pemerintah agar mendengarkan keluhan para warga yang ada di desa itu. Sebab, masih ada warga yang layak menerima bantuan, tapi tidak mendapatkan haknya.
“Jangan gitulah, mentang-mentang kami tidak keluarga perangkat desa, terus kami tidak dapat bantuan,”tandasnya.













