Alex juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas ke ladang dan kebun. Menurutnya,
mayoritas warga memiliki usaha sebagai petani. Potensi pertemuan dengan satwa liar dinilai semakin tinggi pasca perubahan lingkungan akibat bencana.
“Kami mengimbau warga agar selalu waspada saat ke ladang, dan anak-anak agar terus diawasi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk melakukan langkah antisipatif, guna mencegah risiko korban akibat kemunculan ular berbisa di wilayah pasca bencana tersebut.













