Melihat Aktivitas Anak-anak Desa Tandihat Tapsel Menjalani Puasa Ramadan Pertama di Tempat Pengungsian

  • Bagikan
Tara, salah seorang anak yang tinggal di Huntara, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel. (Foto/lensakini)

TAPANULI SELATAN-Sore itu, sekelompok anak-anak dari Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terlihat asik bermain.

Layaknya sebagai seorang anak di tempat pengungsian, mereka bermain berkelompok, ada yang bermain ayunan, kejar-kejaran hingga bermain sepeda.

Ketawa, teriakan yang terdengar dari mulut mereka saat bermain seakan menutupi kesedihan yang sedang dirasakan anak-anak itu. Bagaimana tidak, rumah yang seharusnya menjadi tempat berteduh sudah nyaris di telan bumi.

Banyak kisah-kisaj mereka yang masih sulit dilupakan, terutama pada saat datang bulan Puasa Ramadhan.”Mau pulang, om, tapi rumah kami udah rusak,”ujar Tara, salah seorang anak pengungsian kepasa LENSAKINI.id.

Bagi Tara, hal yang paling ia ingat ketika Puasa Ramadan adalah tadarusan di masjid.”Kalau malam, biasanya kami tadarusan di masjid, om,”tuturnya.

Baginya, kehidupannya saat ini pantas disyukiri. Namun, jika bisa memilih, ia mau pulang ke rumahnya.,”Jika bisa memilih, saya mau tinggal di kampung saja,”tandasnya.

  • Bagikan