TAPANULI SELATAN-Normalisasi Sungai Garoga yang menjadi penyebab banjir bandang di sejumlah desa di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), terus berlanjut.
Sejumlah eskavator milik Pemkab Tapsel dan perusahaan PT Agincourt Resources pengelola Tambang Emas Marta Batang Toru, terlihat masih melakukan pengorekan dan pelebaran Sungai Garoga Dua.
April Nainggolan, Senior Suvervisor Operation TSF mengatakan, sejauh ini normalisasi sudah dilakukan sepanjang 6 kilometer dengan melakukan pengorekan di badan sungai. “Kami hanya bersifat membantu pemerintah. Tapi, sejauh ini normalisasi sudah 6 kilometer,”ungkapnya kepada wartawan ketika ditemui.
April menegaskan, normalisasi akan tetap dilakukan selama belum ada instruksi berhenti dari Dinas PUPR Pemkab Tapanuli Selatan. “Yang menentukan kapan berakhirnya masa normalisasi sungai ini adalah tim ahli dari Dinas PUPR Pemkab Tapsel,”ujarnya.
Normalisasi tersebut berupa pembangunan tanggul yang akan menetralkan aliran Sungai Garoga 1 dan 2. Selain itu, saat ini juga sudah dibuka aliran sungai baru yang berasal dari Sungai Garoga, yang disebut dengan Garoga 3.













