PADANGSIDIMPUAN-Sejumlah masyarakat di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) menilai, Wali Kota, Irsan Efendi Nasution, sudah gagal dalam membangun Kota Salak tersebut. Pasalnya, hingga saat ini persoalan traffic light saja belum tuntas. Padahal, masa jabatannya sudah mendekati akan berakhir.
Bukannya berusaha memperbaiki traffic light, politisi Partai Golkar tersebut malah membangun lampu hias jembatan dengan anggaran yang nyaris menyentuh angka Rp1 miliar. Tak heran banyak masyarakat terutama para aktivis di Padangsidimpuan yang menyayangkan program mantan Ketua KNPI itu.
“Memperbaiki traffic light tidak mampu, tapi membangun lampu hias jembatan sanggup,”ujar S Lubis (32), warga Kecamatan Padangsidimpuan ketika ditemui.
Dia meminta agar Wali Kota Padangsidimpuan lebih memikirkan rakyat daripada yang lainnya. “Tolong lah Pak Wali, utamakan program yang menyentuh rakyat, jangan hanya lampu-lampu hias jembatan yang difokuskan,”tuturnya.
Pernyataan yang sama juga datang dari Akhir Batubara, salah seorang pengendara sepeda motor. Dia mengaku banyak menaruh harapan ketika mengetahui Irsan Efendi Nasution sebagai pemimpin di daerah tersebut. Namun, sudah beberapa tahun sejak dilantik, pembangunan di Kota Salak tidak banyak yang berubah.
“Mengatasi lampu merah yang lama padam itu saja tidak mampu, makanya saya sebagai pendukung yang ikut memilihnya sebagai Wali Kota sangat kecewa,”tuturnya. Tak lupa, pria anak tiga tersebut juga mempertanyakan apa yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Padangsidimpuan selama memimpin Kota Salak.
(zn)













