BUMN Mulai “Dipreteli” Danantara, 800 Perusahaan Disapu Bersih Tahun Ini!

  • Bagikan
BUMN Dipreteli Danantara 800 Perusahaan

JAKARTA (LENSAKINI) – Pemerintah mulai menggeber langkah besar dalam merapikan struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melalui Danantara proses konsolidasi dan perampingan ditargetkan tuntas tahun ini.

Dari total lebih dari 800 entitas BUMN jika termasuk anak usaha, jumlah tersebut akan dipangkas melalui merger dan konsolidasi agar lebih efisien dan memiliki skala usaha yang kuat.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan perampingan tidak sekedar mengurangi jumlah perusahaan, tetapi juga menyasar efisiensi struktur manajemen, termasuk jajaran direksi.

“Karena kan berkurang kan jumlah perusahaannya, tentu akan berkurang jumlahnya (direksi). Supaya lebih efisien kan,” ujar Donny saat ditemui usai Indonesia Economic Outlook, Jumat (13/02/2026).

Dony membantah anggapan bahwa proses konsolidasi justru akan memicu pembengkakan jabatan direksi. Menurutnya, dengan berkurangnya jumlah entitas, struktur kepemimpinan otomatis menjadi lebih ramping.

Ia mengakui banyak BUMN saat ini memiliki skala usaha kecil dan belum efisien, bahkan masih mencatatkan kerugian. Konsolidasi dinilai menjadi jalan untuk membentuk perusahaan dengan ukuran lebih besar, pengelolaan yang lebih terkontrol, serta risiko yang lebih terkelola.

Di tengah kekhawatiran soal dampak restrukturisasi terhadap tenaga kerja, Dony memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja akibat merger. Skema yang disiapkan adalah penyerapan karyawan ke dalam entitas hasil konsolidasi, sehingga proses restrukturisasi berjalan tanpa gelombang PHK.

  • Bagikan