JAKARTA (LENSAKINI) – Nama Suraj Chavan mendadak melintas jauh melampaui batas negaranya. Pria asal Maharashtra, India, itu ramai diperbincangkan setelah sejumlah media Barat dan unggahan media sosial menyebutnya sebagai “pria tertampan” di India.
Julukan lain pun ikut menempel yakni “Justin Bieber-nya India” klaim tersebut dengan cepat viral, memicu rasa penasaran publik global khususnya di dunia maya sekaligus menjadi polemik.
Suraj Chavan sejatinya bukan sosok asing di negaranya sendiri. Ia dikenal luas setelah menjuarai reality show Bigg Boss Marathi musim kelima.
Popularitasnya kemudian semakin menguat lewat media sosial, tempat ia rutin mengunggah video dengan gaya sederhana, apa adanya, dan kerap bernuansa humor.
Gaya rambutnya yang mengingatkan publik pada penampilan Justin Bieber era awal 2010-an menjadi pemantik julukan yang belakangan melekat kuat itu.
Di balik sorotan kamera dan viralnya nama Suraj Chavan, tersimpan latar belakang hidup yang jauh dari gemerlap. Ia lahir dan besar di Modhave, sebuah desa kecil di wilayah Baramati, Maharashtra.
Sejak usia dini, ia harus menghadapi kenyataan pahit menjadi yatim piatu. Beban hidup bertambah ketika ia harus ikut membesarkan lima saudara perempuannya.
Keterbatasan ekonomi memaksanya berhenti sekolah setelah kelas delapan. Sejak itu, Suraj Chavan bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan sekitar 300 rupee per hari, atau setara Rp50 ribu. Dari kehidupan desa yang sederhana itulah, perjalanan panjangnya menuju panggung hiburan dan perhatian publik dimulai.












