Kapolres menambahkan, KBD, disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, juncto UU RI nomor 1/ 2023 tentang KUHP, juncto UU RI nomor 1/ 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) UU RI nomor 1/ 2023 tentang KUHP juncto UU RI nomor 1/ 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
“Terhadap berinisial ANM, disangkakan melanggar pasal 609 ayat (1) huruf (a) UU RI nomor 1/ 2023 tentang KUHP juncto UU RI nomor 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana,”tandas Kapolres.













