TAPANULI SELATAN-Tim penyidik dari unit Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Polda Sumatera Utara, menangkap Darwis Harahap (46), terduga pelaku pembunuhan seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Padangbolak.
IKH (12), ditemukan tewas di salah satu kebun milik warga di Desa Batang Baruar pada Selasa (23/12). Saat ditemukan, salah satu anggota tubuhnya sudah hilang. IKH Diduga dibunuh oleh Darwis Harap yang merupakan tetangga korban.
Kepolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara mengatakan, IKH dilaporkan hilang ke kantor polisi oleh keluarganya pada Minggu 21 Desember 2025. Dari keterangan pelapor bernama Halomoan Harahap, korban hilang dari rumah sejak Sabtu (20/12), pukul 03.00 WIB.
“Ayah korban datang melapor ke kantor polisi pada Minggu, sedangkan korban sudah hilang dari Sabtu,”ungkapnya kepada wartawan ketika ditemui di Mapolres Tapsel, Desa Kilang Papan, Sipirok, Rabu (24/12).
Dijelaskan Kapolres, peristiwa tersebut berawal saat tersangka bertemu dengan korban di warung milik orangtua IKH. Saat itu, Darwis membujuk korban dengan uang Rp20 ribu agar mau ikut bersamanya.
Tepat pada pukul 23.00 WIB, korban bersama orangtua laki-lakinya pulang ke rumah yang berjarak puluhan meter dari warung tersebut. Namun, pada Sabtu (20/12), sekira pukul 03, orang tua korban bangun dari tidur dan melihat IKH tidak di kamar.
Anehnya, pintu jendela kamar korban terbuka. Curiga terjadi sesuatu, orangtua korban meminta bantuan warga setempat untuk mencari IKH.
Sementara itu, Darwis Harahap mengatakan, dirinya menghabisi nyawa korbannya sekitar pukul 03.30 WIB pada Sabtu (21/12/2025) dengan cara membenamkan kepala bocah 12 tahun tersebut disungai.
“Saat mau mengantar pulang ke rumahnya. Saya panik karena mendengar teriakan orang sudah mencari sampe ke sungai atau rawa. Posisinya berdiri saya pegang leher meronta dan berontak” Kata pelaku.













