Korban Y disebut menjadi pihak yang paling sering diajak keluar. Dugaan tindakan asusila terungkap setelah pihak lembaga melihat perubahan perilaku korban dan melakukan penelusuran lebih lanjut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kuasa hukum, perbuatan tersebut diduga terjadi berulang kali.
Saat dimintai klarifikasi, terduga pelaku sempat membantah tudingan tersebut.
“Saya peluk dan cium dia karena saya menganggapnya seperti anak sendiri. Saya selalu berusaha melindunginya,” ujarnya membela diri.
Ia juga menyatakan tidak pernah pergi hanya berdua dengan korban.
“Saya mengajak dia keluar itu selalu ada teman, tidak pernah hanya berdua,” ucapnya.
Namun kuasa hukum korban menegaskan telah mengantongi sejumlah bukti.
“Anda tidak usah berbohong, karena kami sudah memiliki banyak bukti, mulai dari rekaman CCTV mal hingga tangkapan layar percakapan Anda dengan korban. Kami sudah bekerja sama dengan pihak mal tempat Anda beraksi,” tegas Muhammad kepada pelaku.













