Usai melewati garis finis, Ramadhipa langsung menunduk dan sujud syukur di lintasan, mempersembahkan kemenangannya untuk Indonesia.
Rasa haru membuncah ketika lagu Indonesia Raya berkumandang di tanah Spanyol. Air mata Kiandra tak tertahan, simbol kebanggaan sekaligus pembuktian bahwa anak bangsa mampu bersaing di level dunia.
Selain kemenangan di Barcelona, ia telah mengoleksi tiga podium dan dua kemenangan, menempatkannya di posisi ketiga klasemen sementara dengan 129 poin, hanya terpaut 26 poin dari pemuncak klasemen Carlos Cano.
Kiprahnya di dunia balap tidak berhenti di situ. Di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250, Kiandra tampil konsisten dengan tiga kemenangan dan satu kali finis di posisi kedua, menutup musim di peringkat tiga.
Tak hanya itu, ia juga menorehkan debut positif di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, mencetak poin di dua balapan pembuka di Jerez, Spanyol.
Dalam wawancara terdahulu, Ramadhipa mengaku tekadnya di dunia balap berawal dari masa kecil. Ia terinspirasi saat diajak ayahnya menonton balapan BMX, lalu menapaki karier dari MiniGP Championship Indonesia 2018, MotoPrix 2022, hingga Asia Talent Cup 2024.













