Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan peringatan Hari Juang Benteng Huraba ke-75 semoga dapat memberikan motivasi dan semangat juang kepada generasi muda terutama Brimob Polri.
“Peringatan seperti ini yang diperlukan adalah menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda khususnya, sehingga monumen di Tapsel ini tidak terpisahkan dari sejarah bangsa,” katanya.


Ia juga menceritkan kisah pejuang Mobrig pada 75 tahun lalu.

“Tepat pada 75 tahun silam tepatnya 5 Mei 1949 sekitar pukul 04.00 WIB adalah hari berkabungnya pejuang Mobrig yang sekarang menjadi Brimob dan TNI serta pejuang dan masyarakat lainnya di Tapanuli Selatan,” ungkap Kapoldasu.
Tidak hanya itu, pada peringatan Hari Juang Benteng Huraba, Kapoldasu juga memberikan tali asih kepada 50 orang anak yatim, 30 orang lansia yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga veteran 20 orang.
Turut hadir Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur, Pj. Bupati Paluta, Kapolres Tapsel, Dandim 0212/TS, Kapolresta Padangsidimpuan, Kapolres Madina, Kapolres Palas, Kapolres Tapteng, Kapolresta Sibolga, Danyon 123/RW, dan Kajari Tapsel.
Lalu, Sekda Tapsel Sofyan Adil, Asisten Pemerintahan dan Kesra Hamdan zen, Kaban Kesbangpol Hamdy S Pulungan, Kabag Prokopim Muhammad Yusuf Nasution, Camat Batang Angkola, para veteran Brimobdasu, unsur TNI dan Polri.



















