Kondisi inilah yang membuat Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot yang sempat terhenti di tahun 2025, karena adanya proses hukum.
Ditambahkan Kabid Perencanaan Harry Rizal Siregar menjelaskan, proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini pun diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Selain bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga dapat memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir, serta mengatasi kerusakan berat jalan yang telah berlangsung puluhan tahun.
“Baru kali ini di bawah kepemimpinan Gubernur Pak Bobby, kawasan Jalan Sipiongot akan dibangun. Proyek ini tentu dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini terpencil dan tertinggal,” kata Harry.
Proyek pembangunan Jalan Sipiongot ini pun diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan seperti kesehatan dan pendidikan di kecamatan Dolok, karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah.













