Ratusan Suku Tau Taa Wana Morowali Mualaf Massal

  • Bagikan

MOROWALI (LENSAKINI) -Sebanyak 200 orang Suku Tau Taa Wana Morowali muallaf massal dengan mengucapkan dua kalimat syahadat yang dipimpin langsung oleh Ustadz Sigit, Ketua Dewan Da’wah Morowali Utara.

Muallaf massal itu disaksikan langsung oleh Tokoh Mualaf Koh Dondy Tan, Ust. Mohammad Firdaus, Ketua Bidang Penempatan dan Pembinaan Da’i Dewan Da’wah Pusat, Ust Muhammad Idris Yusuf, Direktur LAZNAS Dewan Dakwah Pusat, Ust Robiansyah, Direktur Badan Wakaf Dewan Dakwah Pusat, Perwakilan Pengurus Dewan Dakwah Provinsi Lampung, Provinsi Bali dan Dewan Dakwah Solo Raya serta mitra dakwah lainnya.

“Inilah proses yang ditunggu-tunggu dimana saudara kita dari Suku Wana ini berikrar syahadat, menerima Islam penuh kesadaran. Dengan proses dakwah yang mengedepankan Akhlaqul Karimah, 200 Saudara kita dari Suku Tau Taa Wana menerima Islam. Mereka sangat lembut, maka dengan kelembutan pula Islam masuk kedalam hati mereka” imbuh Ummul Imamah, dari Dewan Dakwah Solo Raya.

Ustadz Sigit, Dai Dewan Dakwah Sulawesi Tengah yang sudah 20 tahun berdakwah di Pedalaman Morowali Utara, mengutarakan tentang bagaimana awal mula ia fokus mendakwahi Suku Tau Taa Wana ini. Bermula pada April 2004, ia bertemu dengan salah seorang kepala Suku Tau Taa Wana di sebuah pasar tradisional. Karena sebulan sekali orang Suku Wana ini turun dari gunung-gunung untuk melakukan barter dengan pedagang lain guna mendapatkan keperluan dasar mereka.

“Mereka dari gunung turun ke pesisir untuk melakukan barter jual beli, dengan hasil kebun mereka. Mereka barter dengan garam, minyak, ikan asin dan sebagainya” jelas Ust Sigit

Dalam pertemuan itulah, orang tua bernama Jengki itu menyampaikan tentang harapanya untuk mendapatkan pembinaan.

“Apa yang disampaikan orang tua paruh baya itu, yang membuat saya tergerak untuk melakukan pembinaan ini. Dan setiap saya ingat apa yang beliau katakan, saya ingin menangis.”imbuhnya.

Maka sejak itulah Ustadz Sigit fokus mendakwahi Suku Tau Taa Wana dan mengajak mereka untuk tinggal menetap. Alhamdulillah sudah banyak lokasi yang dibangun Ustadz Sigit bersama Dewan Da’wah. Lokasi di Gunung Tua ini yang terakhir.

Proses ikrar syahadat masal bertepatan dengan Penghulu Hari, Sayyidul Ayyam Jum’at Mubarokah. Maka setelah proses ikrar syahadat tersebut, Bapak-bapak dari Suku Tau Taa Wana melakukan sholat Jum’at pertama mereka.

“Masya Allah, di puncak Gunung Tua, mereka berikrar Syahadat dan melakukan sholat Jum’at pertama mereka.” Ungkap Ustadz Kurniawan, Dai yang pernah ditugaskan di Morowali Utara

Selain proses pensyahadatan, Tim Ekspedisi Dakwah Morowali Utara menyiapkan baju Koko, sarung, peci, jilbab, mukena, membuat pipanisasi air untuk kebutuhan bersuci, tempat pemondokan dan kebutuhan dasar lainnya.

  • Bagikan