Cara Terbaik Menyembunyikan Sesuatu Adalah Menutupinya dengan Kebenaran

  • Bagikan
menyembunyikan dengan kebenaran

LENSAKINI – Cara terbaik untuk menyembunyikan sesuatu bukanlah dengan kebohongan melainkan dengan kebenaran. Pernyataan ini terdengar paradoksal namun justru paling akurat untuk menjelaskan cara kerja kekuasaan informasi di dunia kontemporer.

Dalam salah satu adegan drama Korea Pro Bono seorang hakim muda bertanya bagaimana cara membujuk tokoh besar di firma hukum ternama. Jawaban yang ia terima sederhana dan nyaris tanpa emosi.

Cara terbaik untuk menyembunyikan sesuatu adalah dengan menutupinya menggunakan kebenaran. Kalimat itu tidak disampaikan sebagai tipu daya murahan melainkan sebagai pengetahuan yang lahir dari pengalaman panjang berhadapan dengan kekuasaan.

Di ruang publik kita akrab dengan pernyataan semacam anggaran pendidikan tahun ini meningkat. Secara faktual pernyataan itu benar. Namun kebenaran tersebut berhenti pada angka agregat.

Ia tidak menjelaskan bahwa kenaikan itu sebagian besar terserap oleh biaya administrasi pusat sementara anggaran operasional sekolah justru berkurang.

Publik menerima fakta kenaikan dan berhenti bertanya lebih jauh. Kebenaran berfungsi sebagai penutup bukan sebagai pembuka pemahaman.

Dalam kajian komunikasi politik praktik ini dikenal sebagai framing. Realitas tidak dipalsukan tetapi dipilih. Aspek tertentu ditonjolkan sementara yang lain diredam sehingga makna yang muncul tampak utuh padahal sesungguhnya parsial. Kebenaran hadir namun konteksnya menyempit.

Pola serupa tampak di dunia bisnis. Perusahaan mengumumkan pertumbuhan pendapatan dan pasar merespons positif. Yang jarang dijelaskan adalah sumber pertumbuhan tersebut.

Apakah berasal dari peningkatan kinerja inti atau dari pemangkasan besar besaran seperti pemutusan hubungan kerja penurunan kualitas layanan dan pengalihan risiko ke pekerja.

Informasi yang disampaikan benar tetapi implikasi sosial dan keberlanjutan jangka panjang disembunyikan.

Sosiologi organisasi menyebut praktik ini sebagai keterbukaan strategis. Informasi yang benar disampaikan bukan untuk memperluas pemahaman publik melainkan untuk mengarahkan perhatian dan membatasi pertanyaan lanjutan. Yang disembunyikan bukan fakta melainkan makna dan akibatnya.

  • Bagikan