Data BPS 2025, Mayoritas Angkatan Kerja Lulusan SD dan SMP Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional

  • Bagikan
Mayoritas angkatan kerja lulusan SD dan SMP

LENSAKINI – Pagi di berbagai sudut Indonesia dimulai dengan langkah yang nyaris tak terdengar. Ada yang membuka warung sebelum matahari naik.

Ada yang sudah berada di sawah saat embun belum menguap. Ada pula yang menunggu panggilan kerja harian dengan harapan cukup untuk menghidupi keluarga. Mereka inilah wajah nyata angkatan kerja Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik tahun 2025 menunjukkan mayoritas angkatan kerja nasional berasal dari lulusan pendidikan dasar hingga sekolah menengah pertama.

Angka itu sering dibaca sebagai persoalan kualitas sumber daya manusia. Namun di lapangan, data tersebut juga menyimpan cerita tentang daya tahan dan ketekunan.

Struktur pendidikan tenaga kerja Indonesia memang masih didominasi lulusan SD dan SMP. Artinya, sebagian besar roda ekonomi digerakkan oleh mereka yang menempuh pendidikan formal dalam durasi terbatas.

Mereka bekerja di sektor pertanian, perdagangan informal, industri kecil, konstruksi, hingga jasa sederhana yang menopang kebutuhan sehari hari masyarakat.

Dalam kacamata ekonomi makro, angka partisipasi kerja dan kontribusi sektor informal kerap tampil sebagai grafik dan persentase. Namun di balik statistik itu ada realitas sosial yang lebih kompleks.

Banyak pekerja berhenti sekolah bukan karena tidak memiliki cita cita, melainkan karena tuntutan ekonomi keluarga yang mendesak.

  • Bagikan