LENSAKINI – Di tengah dunia kerja yang dipenuhi target dan grafik pertumbuhan, kisah yang dibagikan Paula Davis dalam Lead Well menawarkan sudut pandang berbeda.
Kepemimpinan, menurutnya, bukan pertama-tama soal strategi, melainkan tentang bagaimana manusia diperlakukan.
Paula belajar dari ayahnya, Bob, yang membangun bisnis pencetakan injeksi plastik dari sebuah bekas kandang babi di pedesaan Wisconsin. Dengan dua mesin kecil dan satu klien, usaha itu dimulai dalam keterbatasan.
Lima tahun pertama penuh risiko dan ketidakpastian. Namun titik balik bukan hanya datang dari peluang pasar, melainkan dari cara ia memperlakukan orang-orang di sekitarnya.
Di pabriknya, pekerjaan berat dan suhu panas bukan alasan untuk menjaga jarak. Ketika karyawan harus mengganti cetakan mesin di tengah terik musim panas, ia ikut turun tangan.













