Pemimpin Autentik Ditempa oleh Luka dan Empati

  • Bagikan
Daniel Vasella kepemimpinan autentik

LENSAKINI – Daniel Vasella mengawali hidup di dunia yang keras dan sepi. Masa kecil diwarnai penyakit yang menakutkan asma akut TBC meningitis dan hari-hari panjang di sanatorium jauh dari orang tua.

Kehilangan ayah dan saudara perempuan menambah kesendirian yang dalam. Banyak anak mungkin menyerah dalam situasi itu tapi Vasella menemukan cara berbeda untuk menghadapi hidup.

Luka yang dialami tidak menjadi beban tetapi menjadi pelajaran yang membentuk cara pandang terhadap dunia dan orang lain.

Salah satu pengalaman yang membekas terjadi ketika usia delapan tahun. Prosedur medis yang menyakitkan nyaris membuatnya pasrah hingga seorang dokter baru datang menjelaskan dengan sabar dan membiarkan Vasella memegang tangan perawat.

Rasa sakit perlahan mereda dan sebuah pelajaran lahir di hati seorang anak. Empati dan perhatian terhadap martabat manusia mampu mengubah penderitaan menjadi harapan.

Pelajaran itu kemudian menjadi inti dari cara Vasella memimpin sepanjang hidupnya.

Perjalanan karier membawanya ke puncak Novartis namun prinsip-prinsip itu tidak pernah hilang. Belas kasih kompetensi dan ambisi menjadi pilar budaya perusahaan yang dibangun.

Pengembangan obat-obatan penyelamat nyawa termasuk Gleevec bukan sekedar pencapaian bisnis tapi perwujudan tujuan hidup Vasella membantu mereka yang menderita.

Visi ini mengubah sebuah perusahaan menjadi kekuatan yang memberi dampak nyata bagi kehidupan jutaan orang.

  • Bagikan