PADANGSIDIMPUAN (LENSAKINI)-Antrian panjang pengisian bahan bakar minyak kembali terjadi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Belum diketahui penyebabnya, namun, kondisi itu sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.
Sejak pukul 07.00 WIB, tepatnya setelah stasion pengisian bahan bakar minyak (BBM) dibuka, ratusan kendaraan baik roda dua maupun empat sudah terlihat mengantri untuk mengisi bahan bakar. Bahkan, sejumlah pengendara rela mentri sebelum SPBU dibuka.
Para pengendara yang mengantri banyak yang belum sarapan pagi untuk mendapatkan minyak di SPBU. Bahkan, ada pengendara yang rela membawa balitanya ikut mengantri.
Informasih yang diperoleh, sulitnya mendapatkan BBM di Padangsidimpuan berawal dari adanya isu jembatan di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, putus. Sejak itu, antrian mulai terlihat di seluruh SPBU di Padangsidimpuan.
Padahal, setelah dilakukan kroscek di Desa Garoga, informasi yang menyebutkan jembatan putus tersebut tidak benar. Tak heran, banyak warganet yang menilai, isu tersebut sengaja dibuat agar mafia minyak di Padangsidimpuan kembali “bermain”.
“Permainan mada on.nange adong udan badai jembatan na matipul.tai sonon.ketengan na bahat do,”ujar Ayu Ningtias di Facebook MataPena.













