TAPANULI SELATAN-Data sementara korban tewas banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sebanyak 89 orang.
Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Tapanuli Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yon Edi kepada wartawan di Mapolres Tapsel, Selasa (30/12).
Selain itu, kata Kapolres, jumlah korban yang hilang hingga saat ini sebanyak 20 orang. Selanjutnya, warga yang mengalami luka berat akibat bencana Tapsel mencapai 15 orang.
Dari data yang dipaparkan oleh Yon Edi,
banjir bandang terjadi sebanyak 19 kali, sedangkan untuk tanah longsor 20 kali. Untuk kasus pohon tumbang hanya satu kali.
Kecamatan Batang Toru, menjadi penyumbang korban tewas terbanyak dengan jumlah 49 orang, Angkola Sangkunur 33 orang, Kecamatan Marancar 1 orang, Angkola Barat 2 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Sipirok 2 orang, Angkola Selatan 2 orang, Muara Batang Toru dan Angkola Timur nihil.”Sampai sejauh ini identitas korban tewas terungkap semua,”ujar Kapolres.













