SIMALUNGUN (LENSAKINI) – Seorang pria bernama Chu Wen Lee Simanjuntak (37) tewas dihajar rekannya, BS (42) di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Peristiwa itu diduga dipicu karena pelaku kesal dituduh mengambil kunci motor korban.
“Motif pembunuhan ini diduga karena pelaku emosi dituduh bahwa kunci sepeda motor korban ada pada pelaku, padahal kunci ada pada korban sendiri,” kata Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Minggu (15/2/2026).
Verry menjelaskan peristiwa itu terjadi di salah satu kafe di Nagori Pulo Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Rabu (11/2). Kejadian berawal pada Selasa (10/2) sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban bersama pelaku BS dan seorang teman mereka berangkat bersama dari rumah menuju kafe dengan mengendarai dua unit sepeda motor.
“Sesampainya di lokasi, mereka memesan minuman tuak dan tiga bir. Mereka minum bersama sekitar dua jam,” jelasnya.
Sekira pukul 01.30 WIB, korban menanyakan soal keberadaan kunci motornya kepada pelaku, padahal kunci tersebut sejak awal dipegang oleh korban sendiri.
Pelaku pun tersinggung dan langsung emosi. Kemudian, pelaku mengambil botol bir yang mereka minum dan memukulkannya ke kepala korban sebanyak satu kali hingga botol pecah. Akibat kejadian itu, kepala korban berdarah. Pemilik kafe yang melihat aksi pelaku berupaya menghentikannya dan menyuruh korban untuk pulang.













