Program Ecobrick Martabe Tembus 10 Ribu Botol

  • Bagikan
Program Ecobrick Martabe sudah tembus 10 ribu botol. Program ini salah satu cara untuk menjadikan sampah lebih bernilai ekonomis. (foto/lensakini).

Rahmat menjelaskan sejak Tambang Emas Martabe mulai beroperasi pada 2011, Perusahaan telah menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari konservasi dan reklamasi hingga pengelolaan sampah domestik berbasis sirkular, salah satu membangun fasilitas pemilahan sampah (waste sortation facility/ WSF) di dalam area tambang.

Sepanjang Juni 2024 hingga Mei 2025, dari total sampah yang masuk ke WSF sekitar 71% sampah dapat didaur ulang atau dijual kembali. WSF yang dikelola oleh vendor lokal tersebut juga mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi seperti Eco Enzyme, maggot, furnitur, dan kompos.

“Sejak 2 tahun lalu kami melarang karyawan dan kontraktor menggunakan botol plastik sekali pakai di lingkungan kerja dan mewajibkan mereka menggunakan botol isi ulang,” ujar Rahmat.

  • Bagikan