Ia menambahkan, efektivitas pemerintahan tercermin dari berbagai indikator yang dapat diukur secara konkret, baik secara matematis maupun kondisi riil di lapangan.
“Hal-hal ini ditandai oleh prestasi-prestasi nyata, prestasi-prestasi yang dapat diukur secara matematis dan secara fisik di lapangan,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung berbagai kritik yang diarahkan kepada pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa kritik tersebut tidak selalu dipandang sebagai serangan, melainkan sebagai bentuk pengingat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Ini masalah bagi kita ya, kita waspada, nanti kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap pemerintah yang berupaya menjaga stabilitas di dalam negeri, sembari menghadapi tekanan eksternal akibat situasi global yang belum sepenuhnya kondusif.



















