Kalau Mau Tim Hebat, Jangan Pelit Kasih Kisi-kisi

  • Bagikan
kepemimpinan situasional

LENSAKINI – Sering kita dengar keluhan dari para manajer dan pengusaha yakni “Sudah rekrut dari kampus bagus, orangnya pintar-pintar, tapi kenapa hasilnya belum konsisten juga?”

Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tapi di baliknya tersimpan masalah yang sering tak disadari. bukan soal kualitas tim, melainkan gaya memimpin.

Ada satu kisah menarik yang pernah ditulis Ken Blanchard dalam bukunya Leadership and the One Minute Manager. Ceritanya tentang seorang dosen yang dikenal nyentrik.

Pada hari pertama kuliah, ia membuat heboh seluruh fakultas karena membagikan lembar soal ujian akhir kepada mahasiswanya lengkap tanpa disembunyikan sedikit pun.

Rekan-rekan dosen memprotes. “Kok dibocorin? Nanti mahasiswa nggak belajar sungguh-sungguh.”

Sang dosen hanya tersenyum dan menjawab santai, “Kalau saya sudah kasih tahu soalnya, berarti tugas saya sekarang adalah memastikan mereka semua bisa menjawabnya.”

Selama satu semester, sang dosen benar-benar mendampingi mahasiswanya belajar. Ia mengajak berdiskusi, memberi ruang salah, dan membantu mereka memperbaiki pemahaman.

Hasil akhirnya luar biasa yaitu hampir semua mahasiswa mendapat nilai terbaik. Tidak ada kejutan di hari ujian, karena semua sudah tahu arah yang harus dicapai sejak awal.

Cerita sederhana itu mengandung pesan penting tentang kepemimpinan. Dalam dunia kerja, banyak atasan justru enggan “membocorkan soal ujian.”

  • Bagikan