JAKARTA (LENSAKINI) – Di tengah imbauan penghematan anggaran dan tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap temuan mengejutkan terkait pola belanja sejumlah pemerintah daerah.
Dalam hasil evaluasi anggaran pendapatan dan belanja daerah, Kementerian Dalam Negeri mendapati adanya alokasi belanja konsumsi yang dinilai berlebihan, bahkan mencapai Rp 1 miliar hanya dalam satu hari.
“Kami melakukan review APBD mereka. Kita lihat mana yang kira-kira ini boros, masa ada makan minuman satu daerah dulu, itu satu hari bisa Rp 1 miliar, ini kan keterlaluan. (Langsung) potong, jadi kita hematkan,” kata Tito dalam acara Semangat Tahun Baru 2026, Rabu (14/1/2026).
Tito menjelaskan, pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah dilakukan secara berlapis. Untuk pemerintah provinsi, evaluasi APBD dilakukan langsung oleh Kementerian Dalam Negeri.
Sementara itu, pengawasan terhadap APBD kabupaten dan kota berada di bawah kewenangan gubernur dengan panduan dan kisi-kisi dari Kemendagri.
Menurut Tito, langkah pemangkasan anggaran boros dilakukan untuk memastikan belanja daerah memiliki kualitas dan berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.













