PADANGSIDIMPUAN (LENSAKINI) – Percepatan pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekedar program dan anggaran pemerintah.
Dibutuhkan pula dukungan ilmu pengetahuan, inovasi, tenaga profesional, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat itulah yang disampaikan Rusydi Nasution, Ketua Alumni IPB Bogor, dalam Musyawarah Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) pada hari Minggu, (18/10/2026) pagi.
Rusydi mendorong alumni IPB mengambil peran lebih konkret dalam mendukung Asta Cita dan mempercepat pembangunan di Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, dan wilayah sekitarnya.

Menurut Rusydi yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan ini, alumni memiliki modal intelektual dan jejaring lintas sektor yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pemerintah daerah menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Alumni IPB tidak ingin hanya hadir sebagai tamu dalam acara pemerintahan atau menjadi organisasi yang sebatas bersilaturahmi. Kami ingin menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah,” tegas Rusydi.
Rusydi menekankan bahwa efisiensi anggaran harus mendorong pemerintah menghasilkan pembangunan yang lebih efektif dan terukur.
Karena itu, alumni IPB dapat berkontribusi melalui kajian potensi daerah, analisis kebijakan, evaluasi program, serta rekomendasi pembangunan berbasis data.















