Bupati Tapsel menegaskan, pemerintah daerah selalu siap hadir dan berkolaborasi dengan para pengelola lubuk larangan. Sebab, program ini sangat mendukung perwujudan target Tapsel swasembada ikan.
Kepada pengelola Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI di Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola, Bupati Tapsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih.
Menurutnya, program yang memanfaatkan lahan rawa menjadi kolam ikan ini adalah sebuah inovasi yang sangat mendukung bagi perwujudan Tapsel swasembada ikan.
Di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayurmatinggi, Bupati Tapsel berharap benih yang ditabur di irigasi Bendung Batang Angkola ini dapat berkembang dengan baik. Sehingga bisa menjadi salah satu penyokong perwujudan Tapsel swasembada ikan.
Ketua dan Sekretaris Panitia Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Janji Manaon, Lahuddin Nasution dan Muddan Nasution, berterimakasih kepada Bupati Tapsel Gus Irawan. Karena telah meluangkan waktu memembuka lubuk larangan tersebut.
“Kami bangga bapak bersedia hadir membuka lubuk larangan ini. Kami bersyukur bapak membawa Bupati Tapsel dua periode pak Syahrul Pasaribu, Sekda pak Sofyan, Kadis Perikanan pak Syaiful dan pimpinan DPRD Tapsel pak Basith hadir di acara ini,” katanya.
Senada disampaikan Ketua Kelompok Budidaya Perikanan Berkah Komplek Paya Puri Sitampa Simatoras, Muhammad Nur. Ia berharap, kolaborasi bersama Pemkab Tapsel dalam mengelola Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI ini sukses dan lancar.
“Kami warga Kelurahan Sigalangan, Desa Janji Manaon, dan Desa Sitampa Simatoras disingkat SIMATORAS, siap mendukung program Tapsel swasembada ikan,” kata tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Tapsel, Ikhwan Nasution.













