Ingin Memperkuat Budaya Mutu Perguruan Tinggi Islam
Bagi JWS Rizki yang kerap disapa Bunda ini mengatakan, amanah sebagai asesor merupakan bagian dari tanggung jawab akademik untuk ikut memperkuat budaya mutu di perguruan tinggi Islam.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui sistem penjaminan mutu yang memastikan setiap program studi terus berkembang.
“Menjadi seorang Asesor di disini perannya bukan mencari kekurangan perguruan tinggi, tetapi membantu melihat ruang penguatan agar program studi semakin baik,” ujarnya.
Dosen pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam ini menilai, perguruan tinggi Islam memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berintegritas dan mampu menjawab tantangan zaman.
Kiprah JWS Rizki ini menjadi gambaran bahwa kontribusi akademisi lahir dari kompetensi dan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Sebagai dosen UIN SYAHADA Padangsidimpuan, ia terus memperkuat peran akademisi dalam berbagai ruang pengabdian, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun penguatan mutu perguruan tinggi.
Pada akhirnya JWS Rizki tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga memperlihatkan bahwa UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki sumber daya akademik yang mampu berkontribusi dalam level nasional.















