Horee! Pemkab Madina Resmi Cabut Pembelajaran Jarat Jauh

  • Bagikan
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution (foto/lensakini)

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy menyampaikan, meski status udara telah hijau, pihaknya bersama instansi terkait tetap mengedepankan langkah antisipasi. Mengingat kabut asap sebelumnya merupakan kiriman dari luar daerah, berbagai upaya digencarkan agar Madina tetap bersih dari hotspot.

“Kita terus berupaya agar Madina tetap bersih dari hotspot dan tidak menjadi sumber titik api,” tegas AKBP Bagus.

Sebagai mitigasi, kepolisian rutin menggelar pengaturan lalu lintas (Gatur) dan pembagian masker gratis untuk mendukung kenyamanan masyarakat. Ia juga mengimbau jajaran Polsek, camat, dan pihak sekolah untuk aktif mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam laporan penanganan, BPBD Madina menyebut selama periode 15-18 Oktober sesuai laporan BMKG Aek Godang, kabut asap terpantau pada level sedang. Upaya yang dilakukan meliputi pembagian masker kepada pengguna jalan dan di kecamatan bersama puskesmas.

“Informasi dari BMKG tanggal 14 sampai 19 Oktober terjadi peningkatan jarak pandang dari kategori tidak sehat menjadi sedang hingga kembali normal,” jelasnya.
Rapat tersebut dihadiri perwakilan Kemenag, Pj Sekda Madina, para staf ahli, Kesatuan Pengelohan Hutan (KPH), dan sejumlah pimpinan OPD.

  • Bagikan