LENSAKINI – Buku Semar Bermalam di Kapal Induk karya Ninok Leksono bukan sekadar memoir pribadi. Lebih dari itu, buku ini menjadi jembatan antara dua dunia yang tampaknya berbeda namun saling terkait antara jurnalisme dan kebudayaan.
Dalam peluncuran bukunya, yang berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, kita diajak untuk melihat lebih dalam bagaimana jurnalisme tidak hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang menceritakan cerita yang penuh makna.

Buku ini mencerminkan pemikiran Ninok yang telah lama berkarier di dunia jurnalistik dan bagaimana ia merespons perubahan zaman, terutama di tengah banjir informasi yang seringkali membingungkan.

Ninok Leksono, yang dikenal sebagai pensiunan wartawan Kompas, membawa pembaca untuk merenungkan lebih dari sekadar berita.



















