Ia menegaskan ketahanan pangan harus menjadi prioritas pemerintah daerah, termasuk melalui pengawasan pasokan, permintaan, distribusi, serta alokasi anggaran daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang sehat dan terjangkau.
“Karena kalau kita bicara produksi, aman. Tapi yang terpenting juga yang ada di meja makannya apa. Jadi ini tidak main-main. Ini bukan sekadar prestise, bukan sekadar kemandirian. Ini persoalan kita menyiapkan bangsa ini menuju Indonesia emas, menggarap bonus demografi, memastikan Gen Z, Gen X, Gen Alpha hari ini ini tumbuh menjadi generasi yang pada saatnya nanti akan memimpin kita,” ungkapnya.














