Pengalaman Dudley menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan soal siapa yang paling keras bersuara. Kepemimpinan adalah tentang siapa yang paling mampu memahami. Dalam banyak situasi suara yang tenang justru memiliki pengaruh yang lebih dalam.
Pada akhirnya keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi atau teknologi. Keberhasilan ditentukan oleh kualitas hubungan di dalamnya. Hubungan yang dibangun di atas rasa saling percaya akan bertahan lebih lama dibanding hubungan yang dibangun dengan tekanan.

Mendengar bukan berarti lemah. Mendengar adalah bentuk kekuatan yang sering tidak terlihat. Pemimpin yang mampu mendengar dengan baik tidak hanya akan dihormati tetapi juga akan diikuti dengan kesadaran.

Di tengah perubahan yang terus berlangsung pelajaran ini menjadi semakin relevan. Bahwa untuk memimpin dengan baik seseorang tidak selalu harus berada di depan. Terkadang ia hanya perlu diam sejenak lalu benar benar mendengar.



















