Untuk memastikan tidak ada gangguan di kawasan konservasi atau restorasi, PTAR sudah membentuk tim patroli. “Tim inilah yang akan memantau segala bentuk gangguan seperti, pembukaan hutan dan penebangan,”tuturnya kepada wartawan.
Namun, kata Saiful, dukunga dari masyarakat Barang Toru sangat dibutuhkan, sehingga, saat ini PTAR sudah membentuk Tim Antropologi dan Sosiologi.
Nantinya, tim ini yang akan mengidentifikasi latar belakang masalah kenapa masih banyak masyarakat yang masih masuk ke area Martabe Batang Toru.














