Berani Mengaku Salah, Cara Sederhana Membangun Kepercayaan dan Karier

  • Bagikan
berani mengaku salah

Ditulis oleh Edhy Aruman edisi JAM 6 TENG – Berani Mengaku Salah

LENSAKINI – Ada satu hal yang sering kita takutkan dalam perjalanan karier yakni melakukan kesalahan.

Kita khawatir dianggap tidak mampu, mengecewakan atasan, kehilangan kepercayaan, atau bahkan menghambat karier sendiri. Karena itu, ketika sebuah kesalahan terjadi, sebagian orang justru sibuk mencari alasan. Sistem disalahkan, keadaan dijadikan pembenaran, bahkan tanggung jawab dilempar kepada orang lain.

Padahal, justru pada saat seperti itulah kualitas seseorang sedang terlihat.

Kesalahan memang bisa merusak pekerjaan. Tetapi cara seseorang menghadapi kesalahan sering kali jauh lebih menentukan daripada kesalahan itu sendiri.

Maya Grossman pernah mengalami hal tersebut ketika bekerja di pusat layanan pelanggan sebuah perusahaan perjalanan. Ia gagal mengecek ulang reservasi hotel seorang eksekutif senior. Akibatnya, sang klien mengalami masalah saat perjalanan bisnis dan kemarahannya sampai ke atasan Maya.

Maya sebenarnya punya banyak alasan untuk membela diri. Namun ia memilih jalan yang lebih sulit: bertanggung jawab dan memperbaiki keadaan.

  • Bagikan