Setelah pendidikan sertifikasi profesi bagi 30 ribu manajer KDKMP, pemerintah juga akan melanjutkan pembekalan terintegrasi bagi para bendahara.
Dengan adanya sertifikasi, manajer dan bendahara diharapkan memiliki kemampuan yang terukur dalam mengelola koperasi, baik dari sisi operasional, keuangan, pemasaran, maupun tata kelola.

“Diharapkan manajer (dan nanti dilanjutkan bendahara) ini mampu memahami karakteristik dari usaha yang akan dijalankan koperasi, dan harus punya tanggung jawab untuk memastikan berjalannya usaha di koperasi,” tambah Ferry.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan, rekrutmen manajer KDKMP tidak hanya menekankan kesiapan kerja. Para calon manajer juga harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjalankan koperasi sebagai pusat ekonomi masyarakat.
Menurut Farida, pelatihan terstruktur akan diberikan selama 15 hari atau 90 jam pelajaran di Komando Latihan Kementerian Pertahanan. Pelatihan tersebut mencakup pendidikan kebangsaan hingga sertifikasi kompetensi.
“Saat ini tahapannya adalah rekrutmen kemudian nanti akan ada pendidikan selama sekitar 1,5 bulan termasuk pendidikan kebangsaan dan nanti ada sertifikasi untuk penyiapan kompetensi manajer yang profesional karena kita punya tujuan agar KDKMP ini bisa menjadi pusat ekonomi masyarakat,” ujar Farida.



















