Kendati masih berada di papan atas, Marquez mulai lempar handuk putih. Marquez menyebut potensinya untuk mempertahankan gelar juara kian berat atau bahkan mustahil.
“Setiap akhir pekan, kami kehilangan poin. Setiap hari Minggu, kami menderita. Ada sesuatu yang kurang. Kami sedang berupaya untuk menemukan solusinya.”

“Tetapi dengan level kami saat ini, kami tidak bisa bersaing untuk memperebutkan gelar juara,” ucap pembalap yang sudah tujuh kali merajai MotoGP sejak debut pada 2013.

Marquez mengakui tidak berada dalam performa terbaiknya sejak awal balapan. Meski sempat memimpin balapan, ia mengaku performa sang adik, Alex Marquez, lebih menjanjikan.
Firasat Marquez terbukti. Pada lap kedua, tepatnya di tikungan ke-11 Sirkuit Jerez, Marquez terjatuh. Meski tidak mengalami kecelakaan serius, ia kecewa berat dengan insiden tersebut.


















