Literasi Ilmiah Mahasiswa Masih Rendah, Workshop IMRAD Jadi Solusi Nyata di UTU

  • Bagikan
literasi ilmiah mahasiswa IMRAD UTU

ACEH (LENSAKINI) – Rendahnya literasi ilmiah mahasiswa masih menjadi tantangan serius di lingkungan perguruan tinggi.

Kondisi ini turut tercermin di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teuku Umar (UTU), di mana kemampuan menulis artikel ilmiah mahasiswa dinilai belum optimal, baik dari sisi struktur maupun kedalaman analisis.

Padahal, keterampilan menulis ilmiah memiliki peran penting dalam membangun budaya akademik yang sehat, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional hingga internasional.

Menjawab persoalan tersebut, UTU menggelar workshop penulisan artikel ilmiah berbasis struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion).

Pendekatan ini dipilih karena dinilai mampu membantu mahasiswa memahami kerangka berpikir ilmiah secara sistematis dan terukur.

Workshop penulisan artikel ilmiah dasar berbasis struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion)/ Ist
Workshop penulisan artikel ilmiah dasar berbasis struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion)/ Ist

Kegiatan ini melibatkan 41 mahasiswa, dengan 28 peserta mengikuti pre-test dan 26 peserta mengikuti post-test. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa sebenarnya telah mengenal konsep dasar IMRAD.

Namun, pemahaman tersebut belum diikuti dengan kemampuan praktis dalam menyusun tulisan ilmiah yang utuh dan logis.

Permasalahan utama yang ditemukan terletak pada kesulitan mahasiswa dalam membedakan bagian hasil (results) dan pembahasan (discussion).

Sebagian mahasiswa masih mencampurkan data penelitian dengan interpretasi, yang seharusnya disajikan secara terpisah. Selain itu, penulisan metode penelitian juga masih cenderung singkat dan kurang rinci, sehingga belum memenuhi standar keterulangan dalam penelitian ilmiah.

  • Bagikan